Suasana Munaqosyah Siswa.

Program Tahfidz Al-Qur’an

Program Tahfidz Al-Qur’an di SD Muhammadiyah Plus merupakan salah satu program unggulan yang dirancang secara komprehensif untuk membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, serta kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an. Program ini menjadi bagian integral dalam pembinaan karakter Islami siswa sejak dini, di mana peserta didik dibimbing untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, menghafal secara bertahap, serta memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan, religius, dan penuh pembiasaan positif, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berkarakter kuat.

Pelaksanaan program Tahfidz di SD Muhammadiyah Plus dilakukan secara rutin dan terjadwal setiap hari, dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan teruji, seperti talaqqi (guru membacakan dan siswa menirukan), tasmi’ (setoran hafalan), muraja’ah (pengulangan hafalan), serta tahsin (perbaikan kualitas bacaan). Setiap siswa mendapatkan pendampingan intensif dari guru tahfidz yang kompeten dan berpengalaman, sehingga proses menghafal menjadi lebih terarah dan terstruktur. Target hafalan disusun secara bertahap sesuai jenjang kelas, dimulai dari Juz 30 dan dilanjutkan dengan surat-surat pilihan pada juz berikutnya, sehingga capaian siswa dapat berkembang secara optimal dan berkesinambungan.

Untuk menunjang keberhasilan program, sekolah menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang memadai, seperti mushaf Al-Qur’an standar tajwid, buku kontrol hafalan, modul pembelajaran, serta media pendukung berupa audio murottal dan video pembelajaran. Lingkungan belajar yang nyaman, adanya mushola sebagai pusat kegiatan ibadah, serta budaya sekolah yang religius menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui setoran hafalan harian, ujian hafalan per surat atau juz, serta penilaian aspek kelancaran dan ketepatan tajwid. SD Muhammadiyah Plus melakukan evaluasi berupa ujian hafalan yang diberi nama “Munaqosyah”. Munaqosyah ini dilaksanakan secara rutin yaitu 1-2 kali pertahun untuk kelas 1-6 yang sudah mampu menghafal. Hasil perkembangan siswa juga dilaporkan kepada orang tua secara rutin sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

Suasana Munaqosyah Siswa.

Program Tahfidz ini memberikan banyak manfaat bagi siswa, baik dari segi akademik maupun pembentukan karakter. Dari segi akademik, siswa berhasil meraih beberapa prestasi di Tingkat Kota Mojokerto. Sedangkan dari segi karakter, siswa menjadi lebih disiplin dalam mengatur waktu, memiliki daya ingat yang lebih kuat, serta terbiasa fokus dan tekun dalam belajar. Selain itu, kegiatan menghafal Al-Qur’an juga melatih kesabaran, ketekunan, dan rasa tanggung jawab. Secara spiritual, siswa akan memiliki kedekatan yang lebih kuat dengan Al-Qur’an, sehingga membentuk kepribadian yang lebih tenang, santun, dan berakhlak baik dalam pergaulan sehari-hari. Tidak hanya itu, siswa juga memiliki bekal yang sangat berharga untuk masa depan, baik dalam pendidikan lanjutan maupun kehidupan bermasyarakat.

Bagi orang tua, program Tahfidz ini memberikan ketenangan dan kebanggaan tersendiri karena anak-anak mereka tumbuh dalam lingkungan yang islami dan mendapatkan pendidikan agama yang kuat sejak dini. Orang tua dapat melihat perkembangan hafalan dan bacaan anak secara terukur melalui laporan yang diberikan sekolah, sehingga dapat turut mendampingi dan memotivasi anak di rumah. Sinergi antara sekolah dan orang tua ini menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam spiritual dan akhlak.

Dengan adanya Program Tahfidz Al-Qur’an ini, SD Muhammadiyah Plus berkomitmen untuk terus mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Harapannya, para siswa tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.