Sistem pembelajaran kreatif dan mendalam sudah diterapkan sejak awal berdirinya SD Muhammadiyah Plus tahun 2005 yang saat itu masih menggunakan kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).
Melalui sistem ini, diharapkan semua peserta didik dapat berkreativitas dalam mengembangkan bakatnya.
Pembelajaran ini merupakan metode yang lebih berpusat pada peserta didik, interaktif, dan juga menyenangkan serta memotivasi peserta didik untuk berfikir kritis.
Peserta didik dapat memanfaatkan semua fasilitas sekolah untuk menunjang kreativitas mereka, seperti pemanfaatan barang bekas untuk diubah menjadi barang yang bermanfaat.
Sistem ini juga memiliki banyak kelebihan dalam pembelajaran dengan melibatkan teman sebaya untuk saling berkolaborasi dalam menciptakan sesuatu dari hasil kreativitas mereka. Untuk mengaplikasikannya, dapat dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas (outdoor) mulai dari peserta didik kelas 1 hingga kelas 6.
Dalam KBM, sistem ini dapat diterapkan dalam semua mata pelajaran. Pendekatan ini berfokus pada proses, dimana guru berperan sebagai motivator dan fasilitator yang selalu menghargai dan mengapresiasi semu hasil karya siswa.
